Langkah Strategis Manggala Agni Perkuat Pemadaman Karhutla di Sumsel, Fokus Pastikan Ketersediaan Sumber Air

Porosbangsa.com, Palembang – Manggala Agni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan dengan memprioritaskan ketersediaan sumber air sebagai bagian dari strategi pemadaman selama musim kemarau.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sejumlah sumber air mulai menyusut. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan operasi pemadaman di lapangan.

Menurutnya, strategi penanganan tidak hanya berfokus pada upaya memadamkan api, tetapi juga memastikan pasokan air tetap tersedia di sekitar lokasi kebakaran. Untuk mendukung hal itu, Manggala Agni mengerahkan alat berat guna membuka akses menuju sumber air serta memperdalam kanal-kanal yang mulai mengering.

Selain itu, petugas juga membangun embung-embung kecil sebagai tempat penampungan air sementara. Embung tersebut ditempatkan di beberapa titik agar proses pengambilan air menjadi lebih cepat dan efisien saat operasi pemadaman berlangsung.

“Upaya yang kami lakukan saat ini adalah memastikan ketersediaan air di sekitar lokasi kebakaran sehingga proses pemadaman dapat berjalan lebih efektif,” ujar Ferdian.

Salah satu wilayah yang menjadi prioritas penanganan berada di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sejak Kamis (6/8), satu regu Manggala Agni telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman bersama Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan Grup Sinarmas.

Untuk memperkuat penanganan, Manggala Agni juga mendatangkan tambahan personel dari luar daerah. Satu regu diberangkatkan dari Sarolangun, Jambi menuju Tulung Selapan, sedangkan satu regu lainnya dari Muara Tebo sempat mengalami keterlambatan perjalanan akibat kemacetan di kawasan Betung sebelum akhirnya tiba di Palembang dan langsung menuju lokasi operasi.

Selain di Kabupaten OKI, upaya pemadaman juga dilakukan di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Dua regu Manggala Agni dari Daops Lahat dan Daops Banyuasin bekerja sama dengan satuan tugas gabungan untuk mengendalikan kebakaran di wilayah tersebut.

Sementara itu, satu regu tambahan juga ditempatkan di Kabupaten Ogan Ilir guna memperkuat personel yang telah lebih dahulu bertugas dari Pondok Kerja Banyuasin.

Melalui penambahan personel, penguatan sarana, serta penyediaan akses sumber air, Manggala Agni berharap proses penanganan karhutla di Sumatera Selatan selama musim kemarau dapat dilakukan lebih cepat dan efektif guna mencegah meluasnya kebakaran.(Nova)

Poros Bangsa
Poros Bangsa
Articles: 13

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *